Sejak awal film, Craig Zobel,
sutradara sekaligus penulis film ini telah menyampaikan sebuah informasi kepada
anda lewat tulisan besar berwarna putih “INSPIRED BY TRUE EVENTS”. Yap, setelah
selesai menyaksikan film ini, tanpa rasa ragu saya yakin apa yang baru saja
saya tonton memang benar diangkat berdasarkan kisah nyata. Compliance bercerita
tentang bagaimana anda harus selalu siap untuk menjaga diri anda tetap berada
di zona positif, karena dari jarak yang sangat jauh sekalipun, seseorang dapat
membawa anda kedalam sebuah masalah.
Weekend merupakan hari yang
sibuk untuk semua tempat wisata, tidak terkecuali sebuah restoran cepat saji
bernama Chickenwich, milik Sandra (Ann Dowd) seorang wanita paruh baya yang
baru saja bertunangan dengan kekasihnya Van (Bill Camp). Kesibukan melanda
restoran yang memiliki lima orang pegawai ini, ditambah rasa cemas akan
kehadiran pengawas kualitas yang bisa saja melakukan inspeksi mendadak. Bermula
dari kelalaian pegawainya pada freezer (yang memberikan kerugian cukup besar),
suasana hectic yang melanda Sandra semakin diperparah dengan hadirnya sebuah
panggilan telepon dari seseorang yang mengaku dirinya sebagai Officer Daniels
(Pat Healy).
Daniels menyampaikan sebuah
berita bahwa salah satu pegawai Sandra, yang bernama Becky (Dreama Walker),
telah mencuri uang dari dompet salah satu pelanggan. Becky merasa ia tidak
pernah melakukan tuduhan yang diberikan kepadanya tersebut. Masih melalui
saluran telepon, Daniels meminta bantuan dari Sandra untuk menggeledah Becky,
membawa Becky ke satu ruangan, dan mencari dimana uang dari konsumen yang
menjadi korban tersebut. Hal yang biasa, hingga akhirnya Daniels meminta Becky
untuk melepas semua pakaiannya, dan memerintahkan Sandra menaruh pakaian
tersebut di mobil milik Sandra, dengan pintu mobil dalam kondisi tidak
terkunci. Ia juga meminta agar Becky tetap berada di ruangan tersebut, diawasi
oleh orang yang harus selalu berkomunikasi dengannya melalui telepon, sembari
menunggu polisi datang ke restoran.
Awalnya saya tertawa melihat
cerita yang sedang saya saksikan. Kenapa saya tertawa, karena saya secara
langsung menggunakan logika saya pada kondisi yang sedang dialami Sandra. Untuk
apa memerintah seseorang yang tidak anda kenal melalui saluran telepon, untuk
melakukan apa yang anda inginkan, sedangkan anda tidak dapat melihat secara
langsung apakah ia melakukan apa yang anda minta tadi. Jika memang polisi
sedang menuju lokasi, buat apa meminta pihak asing untuk melakukan pemeriksaan?
Sangat membuang waktu dan tenaga, bukan? Itu yang terlintas dipikiran saya di
30 menit pertama film. Selama 30 menit pertama, rasa curiga anda kepada sosok
Daniels memang akan terus bertambah. Namun, sosok Becky menjadikan anda sedikit
bimbang lewat perawakannya.
Cerita yang simpel, dan mungkin
terkesan berputar-putar, mulai mengalami gebrakan yang cukup signifikan ketika
Daniels mulai menebar ancaman, karena Becky mulai menolak perintahnya. Cara
bicara Daniels yang perlahan berubah, disertai kehadiran beberapa clue, salah
satunya ketika Daniels tahu tentang permasalahan yang dialami abang dari Becky,
semakin mengunci anda dalam cerita, mempertebal rasa penasaran anda pada fakta
sebenarnya, sembari terus bergumam “ayolah, cepat bongkar”.
Craig Zobel berhasil membungkus
Compliance, menjadi sebuah paket yang sangat menarik bagi saya. Mungkin kunci
utamanya adalah kondisi yang sedang dialami oleh Sandra. Keadaan yang sedang
sangat sibuk dengan terus ditunjukkan melalui proses penggorengan ayam serta
antrian pembeli, ditambah dengan masalah yang mungkin akan mengancam reputasi
restorannya, berhasil Zobel gambarkan dengan baik, sehingga saya ikut merasakan
apa yang Sandra rasakan. Hal ini juga terbantu dengan kualitas akting yang
sangat baik oleh Ann Dowd. Rasa cemas, ragu, dan kesal, berhasil Ann Dowd tunjukkan
dengan baik.
Rasa puas juga saya dapatkan
dari jajaran cast lainnya. Dreama Walker memberikan performa yang apik, dimana
rasa takut yang terus menyelimutinya berhasil saya tangkap dengan mudah. Begitu
pula dengan Pat Healy, yang menjadikan konflik awal dimana Daniels bisa membuat Sandra, Becky, dan Van patuh kepada ucapannya, hanya melalui telepon, memiliki daya tarik yang stabil. Konflik sederhana yang modusnya telah diungkap secara gamblang oleh Craig Zobel dipertengahan film, sukses terus menjadikan anda ingin tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, lewat penampilan apik Pat Healy, dengan cara bicaranya yang manipulatif, menjadikan anda tidak ragu mengapa Sandra bisa jatuh kedalam kekuasaannya.
Overall, diluar dugaan saya,
Compliance memberikan sebuah tontonan yang memuaskan. Sejak awal anda sudah
diajak untuk ikut dalam suatu kasus yang telah diberikan batasan secara
gamblang oleh Craig Zobel. Ruang lingkup yang sempit, memang pada akhirnya
menjadikan alur cerita menjadi berputar-putar. Anda mungkin akan sedikit merasa
geram, namun anda tidak akan merasakan hadirnya rasa bosan. Hal ini dikarenakan
tujuan utama dari Daniels (yang identitasnya terkuak dipertengahan film) tetap
dijaga dengan baik, menjadikan rasa penasaran anda pada akhir cerita terus
menumpuk. Hal tersebut yang menjadikan daya tarik film ini terus terjaga hingga
akhir, meskipun inti cerita telah dapat anda petik sebelum satu jam film ini
berlangsung. Sebuah pesan yang sangat penting telah Craig Zobel coba sampaikan
melalui film ini, yang semakin diperjelas dibagian akhir film. Tetap mencoba
tenang, meskipun anda sedang menghadapi banyak masalah, karena pikiran yang
telah dipenuhi dengan masalah, akan semakin mudah untuk dikontrol, meskipun
dari jarak jauh. Sebuah cerita yang mungkin akan membekas di ingatan anda untuk
jangka waktu yang lama.
Score: 8/10
0 komentar :
Post a Comment